Rangka Atap Baja Ringan: Kelebihan, Cara Pasang, dan Harga Terbarunya
Selasa, Mei 27, 2025

Dalam dunia konstruksi modern, penggunaan rangka atap baja ringan semakin populer karena berbagai keunggulan yang ditawarkannya. Jika sebelumnya rangka atap rumah umumnya dibuat dari kayu, kini banyak orang beralih ke rangka baja ringan karena alasan efisiensi, kekuatan, dan daya tahan yang lebih baik. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai apa itu rangka atap baja ringan, kelebihannya, cara pemasangan, serta estimasi biaya terbaru yang perlu Anda ketahui.
Apa Itu Rangka Atap Baja Ringan?
Sumber gambar: pinterest.com
Rangka atap baja ringan adalah struktur penopang atap bangunan yang terbuat dari bahan baja berkekuatan tinggi dengan bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan baja konvensional. Material ini biasanya terdiri dari zincalume atau galvalume, yakni campuran antara seng, alumunium, dan silikon, yang memberikan perlindungan terhadap karat dan korosi.
Dalam dunia konstruksi, rangka atap baja ringan menjadi solusi alternatif terbaik pengganti kayu karena tidak mudah lapuk, tahan terhadap rayap, dan memiliki bentuk yang seragam sehingga mudah dirakit. Penggunaan rangka atap baja ringan tidak hanya diterapkan pada bangunan perumahan, tetapi juga gedung perkantoran, ruko, hingga gudang.
Proses produksinya yang melalui standar pabrik membuat kualitasnya lebih konsisten, serta memiliki ketahanan terhadap perubahan cuaca ekstrem. Karena karakteristiknya yang kokoh dan ringan, proses pemasangan juga bisa dilakukan dalam waktu relatif singkat.
Baca juga: Referensi 9 Desain Terbaik Kanopi Baja Ringan Beserta Harga Terbaru
Keunggulan Rangka Atap Baja Ringan
Sumber gambar: steelmission.com
1. Bobotnya Ringan tapi Tetap Kokoh
Rangka atap baja ringan memiliki berat yang jauh lebih ringan dibandingkan material tradisional seperti kayu atau baja konvensional. Meski ringan, kekuatannya sangat bisa diandalkan untuk menopang beban atap secara stabil. Hal ini membuatnya cocok digunakan pada berbagai jenis bangunan, termasuk di wilayah rawan gempa.
2. Tidak Mudah Berkarat dan Tahan Lama
Baja ringan biasanya dilapisi dengan bahan antikarat seperti galvalume, sehingga tidak mudah rusak akibat cuaca atau kelembaban. Ketahanannya terhadap korosi membuat rangka ini bisa bertahan puluhan tahun tanpa perlu perawatan khusus. Ini tentu menjadi nilai tambah dari segi kepraktisan dan efisiensi.
3. Bebas Rayap dan Tidak Lapuk
Berbeda dengan kayu, baja ringan tidak disukai rayap dan tidak akan lapuk meski digunakan dalam waktu lama. Anda pun tidak perlu repot melakukan perawatan tambahan seperti penyemprotan anti-hama. Ini jelas menjadi solusi yang lebih aman dan hemat dalam jangka panjang.
4. Proses Pemasangan Cepat dan Rapi
Dikarenakan dibuat dengan ukuran yang presisi di pabrik, pemasangan rangka atap baja ringan bisa dilakukan dengan lebih cepat. Semua komponennya mudah dirakit tanpa perlu banyak penyesuaian di lapangan. Hasil akhir pun terlihat lebih rapi dan sesuai dengan perencanaan.
5. Hemat Biaya dalam Jangka Panjang
Meskipun biaya awal pemasangan mungkin sedikit lebih tinggi, namun rangka atap baja ringan menawarkan efisiensi biaya dalam jangka panjang. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya perawatan rutin atau penggantian akibat kerusakan. Dari sisi investasi, ini tentu lebih menguntungkan.
Baca juga: Genteng Metal Pasir: Kelebihan, Kekurangan, Harga, & Tips Pilihnya
Cara Pasang Rangka Atap Baja Ringan
Sumber gambar: mister-roof.com
1. Persiapan dan Pengukuran Awal
Langkah pertama adalah memastikan kondisi bangunan siap untuk pemasangan rangka atap. Pengukuran panjang, lebar, dan kemiringan atap dilakukan secara akurat untuk menentukan jumlah dan jenis material yang dibutuhkan. Dari sini, kontraktor bisa menyusun perhitungan struktur agar pemasangan lebih efisien dan presisi.
2. Menyusun Desain dan Gambar Kerja
Setelah pengukuran selesai, dibuatlah desain struktur atap lengkap dengan gambar kerja teknisnya. Desain ini mencakup posisi kuda-kuda, gording, reng, serta titik sambungan yang akan digunakan. Dengan gambar kerja yang jelas, proses instalasi bisa dilakukan lebih cepat dan minim kesalahan.
3. Pemotongan dan Perakitan Kuda-Kuda
Baja ringan dipotong sesuai ukuran yang telah direncanakan pada gambar kerja. Potongan-potongan tersebut lalu dirakit menjadi kuda-kuda dengan menggunakan skrup khusus baja ringan agar sambungan kuat dan tahan lama. Proses ini biasanya dilakukan di lokasi proyek atau di workshop terlebih dahulu, tergantung metode kerja yang digunakan.
4. Pemasangan Kuda-Kuda ke Struktur Bangunan
Kuda-kuda yang telah dirakit akan diangkat dan dipasang di atas ring balk bangunan secara hati-hati. Posisi kuda-kuda harus presisi agar seluruh struktur atap seimbang dan tidak miring. Setiap kaki kuda-kuda kemudian dikencangkan menggunakan dynabolt atau angkur agar menempel kuat pada struktur utama bangunan.
5. Pemasangan Reng dan Gording
Gording dipasang sebagai penghubung antar kuda-kuda untuk memperkuat keseluruhan rangka. Setelah itu, reng dipasang secara merata untuk menjadi dudukan penutup atap, seperti genteng atau spandek. Posisi reng harus sejajar agar hasil akhir terlihat rapi dan tidak menyulitkan pemasangan atap.
6. Pemasangan Penutup Atap
Langkah terakhir adalah memasang penutup atap sesuai jenis yang dipilih, misalnya genteng metal, spandek, atau galvalum. Pemasangan dilakukan dari bawah ke atas, dan tiap lembar dikunci dengan skrup agar tidak lepas terkena angin. Pastikan setiap bagian ditutup rapat agar tidak bocor saat hujan turun.
Baca juga: Mengenal Genteng Kaca, Sang Alternatif Pencahayaan Alami
Estimasi Biaya Rangka Atap Baja Ringan Terbaru
Sumber gambar: hardcoresteelframestrusses.com.au
Salah satu pertimbangan utama sebelum memutuskan menggunakan rangka atap baja ringan adalah biaya. Estimasi biaya rangka atap baja ringan terbaru sangat bervariasi tergantung pada luas atap, jenis material penutup, serta tingkat kompleksitas desain bangunan.
Secara umum, harga pemasangan rangka atap baja ringan berada di kisaran Rp150.000 hingga Rp250.000 per meter persegi, yang umumnya sudah termasuk material dan jasa pemasangan. Untuk rumah tipe 45 atau tipe 60, total biaya bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp30 juta, tergantung dari spesifikasi proyek.
Meski biaya awalnya cukup besar, penggunaan baja ringan cenderung lebih hemat dalam jangka panjang karena minim perawatan dan tahan lama. Pastikan memilih penyedia jasa yang menawarkan paket lengkap serta menggunakan material bersertifikasi dan sesuai standar SNI untuk menjamin kualitas dan keamanan struktur atap.
Berikut adalah tabel estimasi biaya pemasangan rangka atap baja ringan berdasarkan luas atap:
Luas Atap (m²) |
Harga per m² (Rp) |
Estimasi Total Biaya (Rp) |
60 m² |
150.000 – 250.000 |
9.000.000 – 15.000.000 |
80 m² |
150.000 – 250.000 |
12.000.000 – 20.000.000 |
100 m² |
150.000 – 250.000 |
15.000.000 – 25.000.000 |
120 m² |
150.000 – 250.000 |
18.000.000 – 30.000.000 |
Catatan: Harga dapat berubah tergantung lokasi proyek, jenis genteng yang digunakan, dan kondisi bangunan.
Kesimpulan
Rangka atap baja ringan merupakan solusi cerdas untuk konstruksi bangunan masa kini. Dengan bobot ringan, kekuatan tinggi, dan ketahanan terhadap cuaca serta hama, material ini sangat cocok digunakan untuk berbagai jenis bangunan. Keunggulan rangka atap baja ringan tak hanya terletak pada kekokohan struktur, tetapi juga pada kemudahan pemasangan dan efisiensi biaya dalam jangka panjang.
Bagi Anda yang sedang membangun rumah atau renovasi atap, memahami cara pasang rangka atap baja ringan sangat penting agar struktur bangunan lebih aman dan tahan lama. Jangan lupa untuk mempertimbangkan estimasi biaya rangka atap baja ringan terbaru sebagai bagian dari perencanaan anggaran. Dengan memilih material dan tenaga kerja yang tepat, Anda bisa mendapatkan atap yang kuat, awet, dan estetis untuk hunian masa depan.